Scroll untuk baca artikel
Politik

Hans Rumat | Pembatasan Kunjungan Wisatawan Ke Taman Nasional Komodo Ada Indikasi Bisnis Terselubung

Avatar photo
×

Hans Rumat | Pembatasan Kunjungan Wisatawan Ke Taman Nasional Komodo Ada Indikasi Bisnis Terselubung

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

KUPANG | BuletinNTT.com – Kebijakan pembatasan jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) kembali menuai sorotan.

Pembatasan yang disebut hanya diperbolehlan sekitar seribu orang per hari masuk TNK, dinilai tidak hanya belum memiliki sistem yang jelas, tetapi juga diduga menyimpan kepentingan bisnis terselubung

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Anggota Komisi III DPRD NTT dari Fraksi PKB, Yohanes Rumat, menilai kebijakan tersebut berpotensi menguntungkan kelompok tertentu jika tidak disertai mekanisme yang transparan dan terukur.

“Saya kira ini lebih kepada nuansa bisnis. Ada indikasi keterselubungan yang mengarah pada keuntungan kelompok tertentu,” ujarnya, Rabu (08/04/2026).

Baca Juga :  RAT Midi KCU TTS Berlangsung Sukses, Anggota Dorong KSP Kopdit Obor Mas Tingkatkan Pelayanan dan Transparansi
Hans Rumat | Anggota Komisi III DPRD NTT Fraksi PKB

Menurutnya, penetapan kuota kunjungan hingga seribu orang per hari menimbulkan tanda tanya besar, terutama terkait dasar perhitungan dan sistem yang digunakan.

Hingga kini, ia menegaskan, belum ada kejelasan mengenai kriteria maupun perangkat sistem yang mengatur pembatasan tersebut.

“Kriterianya apa? Sistemnya belum ada. Kalau tidak ada sistem, maka sangat mungkin terjadi permainan di lapangan,” tegasnya.