KUPANG | BuletinNTT.com – Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2026–2031 resmi dikukuhkan, Senin (16/2/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Muhammad Hanif Dhakiri di Hotel Neo Aston Kupang, disaksikan jajaran pengurus, kader, serta sejumlah tokoh partai.
Ketua DPW PKB NTT, Alo Malo Ladi dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar simbol atau ajang popularitas, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai.
“Menjadi ketua bukan untuk dikenal saja, tetapi untuk melaksanakan perintah partai dan membesarkan organisasi. Loyalitas dan kerja kolektif menjadi kunci,” tegasnya.
Anggota DPRD NTT dua periode itu mengungkapkan bahwa proses seleksi pengurus dilakukan melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang ketat hingga tiga kali. Bahkan, kepengurusan DPW PKB NTT diberikan tenggat waktu satu tahun untuk dievaluasi kembali oleh DPP.
Menurutnya, keberhasilan PKB di NTT tidak bergantung pada figur ketua semata, melainkan pada kerja kolektif seluruh struktur partai, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga ranting/desa.
Capaian dan Target 2029
Pada Pemilu 2024, PKB NTT mencatatkan capaian signifikan dengan total 85 kursi, terdiri atas 2 kursi DPR RI, 7 kursi DPRD Provinsi, dan 74 kursi DPRD Kabupaten/Kota.












