BELU | BuletinNTT.com – Hujan yang mengguyur wilayah Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Kamis (22/01/2025), membawa tantangan tersendiri bagi tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Knaha Moris.
Jalan tanah yang berlumpur membuat distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah tidak berjalan semulus biasanya.
Di depan SD Matitis, Desa Baukoek, mobil pengangkut MBG sempat terjebak lumpur dan tidak bisa melanjutkan perjalanan selama beberapa jam.
Aktivitas distribusi pun terhenti, sementara anak-anak sekolah menanti dengan penuh harap.
Namun keterbatasan tak memadamkan semangat. Dengan kerja sama dan gotong royong, tim SPPG Knaha Moris yang terdiri dari SPPI Maximilian Un, Asisten Lapangan Delfridus Alexander, serta driver Diliyadi, dibantu para relawan dan anak-anak sekolah, akhirnya berhasil mengeluarkan kendaraan dari jebakan lumpur.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Distribusi kembali dilanjutkan dan anak-anak tetap menerima makanan bergizi yang telah disiapkan dapur Knaha Moris.

Kondisi jalan yang menghubungkan dapur SPPG dengan sekolah-sekolah umumnya masih berupa jalan tanah menjadi tantangan rutin, terutama saat musim hujan.












