KUPANG | BuletinNTT.com – Warga Kampung Bajawa, Nasipanaf, Desa Baumata Barat, Kabupaten Kupang, sepakat memasang alat pembatas kecepatan (polisi tidur) di sejumlah titik di wilayah mereka.
Keputusan warga tersebut bukan tanpa alasan, sebab warga resah dengan maraknya kendaraan, terutama sepeda motor milik mahasiswa STIKES Maranatha Kupang, yang sering melintas dengan kecepatan tinggi, tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain.
Keresahan Warga yang Memuncak
Salah satu warga yang juga tokoh masyarakat setempat, Angela Merci Piwung, menceritakan bahwa keluhan warga sudah berlangsung lama. Aktivitas kendaraan yang keluar masuk kampus sering kali dilakukan tanpa memperhatikan etika berkendara.
“Kami terganggu sekali dengan motor mahasiswa yang lewat ngebut. Warga sudah sering menegur, tapi tidak digubris. Karena itu warga sepakat buat polisi tidur demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” ungkap Merci, Kamis (30/10/2025).
Angela Merci Piwung: Langkah Tepat dan Edukatif
Sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT sekaligus warga Baumata Barat, Angela Merci Piwung memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.
Ia menilai, langkah itu merupakan bentuk kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.










