Scroll untuk baca artikel
Hukum Kriminal

Respon Keresahan Warga, Polisi Tidur Dipasang di Nasipanaf Baumata Barat: Merci Piwung Minta Tetap Sesuai Aturan

Avatar photo
×

Respon Keresahan Warga, Polisi Tidur Dipasang di Nasipanaf Baumata Barat: Merci Piwung Minta Tetap Sesuai Aturan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

KUPANG | BuletinNTT.com – Warga Kampung Bajawa, Nasipanaf, Desa Baumata Barat, Kabupaten Kupang, sepakat memasang alat pembatas kecepatan (polisi tidur) di sejumlah titik di wilayah mereka.

Keputusan warga tersebut bukan tanpa alasan, sebab warga resah dengan maraknya kendaraan, terutama sepeda motor milik mahasiswa STIKES Maranatha Kupang, yang sering melintas dengan kecepatan tinggi, tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Keresahan Warga yang Memuncak

Salah satu warga yang juga tokoh masyarakat setempat, Angela Merci Piwung, menceritakan bahwa keluhan warga sudah berlangsung lama. Aktivitas kendaraan yang keluar masuk kampus sering kali dilakukan tanpa memperhatikan etika berkendara.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Beberkan Fakta Persidangan, Klaim Tak Ada Penelantaran oleh Mokris Lay

“Kami terganggu sekali dengan motor mahasiswa yang lewat ngebut. Warga sudah sering menegur, tapi tidak digubris. Karena itu warga sepakat buat polisi tidur demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” ungkap Merci, Kamis (30/10/2025).

Angela Merci Piwung: Langkah Tepat dan Edukatif

Sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT sekaligus warga Baumata Barat, Angela Merci Piwung memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.

Ia menilai, langkah itu merupakan bentuk kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.