“Semua ruangan direhabilitasi dan sudah selesai pada Desember 2025,” jelas Frida.
Sementara pada 2026, sekolah kembali mendapatkan program pembangunan yang diproyeksikan untuk pelaksanaan tahun 2027.
Program tersebut mencakup pembangunan ruang OSIS dan rumah dinas guru.
Frida mengatakan keberadaan rumah dinas diperlukan karena sekolah memiliki cukup banyak guru muda yang membutuhkan tempat tinggal.
Ia berharap pengembangan sarana sekolah berjalan beriringan dengan pengembangan program produktif bagi siswa.
Budidaya anggur diharapkan tidak hanya menghasilkan PAD, tetapi juga menjadi ruang praktik bagi siswa mengenal pertanian modern dan kewirausahaan.
Dengan demikian, program tersebut diarahkan menjadi bagian dari upaya SMA Negeri 3 Belu membangun kemandirian sekolah sekaligus keterampilan siswa.












