Pemateri kedua, Dr. Angelikus Nama Koten, M.Pd., menyoroti pentingnya perencanaan asesmen dalam penerapan Pembelajaran Mendalam di PAUD.
“Perencanaan awal perlu dilakukan dalam penilaian deep learning,” ujar Angelikus.
Menurutnya, perencanaan mencakup capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, media, metode, materi, hingga asesmen akhir secara autentik.
Seminar juga menghadirkan 25 pemakalah yang mempresentasikan hasil penelitian melalui empat sesi paralel.
Tiga kelas berlangsung secara luring dengan masing-masing tujuh pemakalah, sedangkan satu kelas daring menghadirkan empat pemakalah.
Para pemakalah berasal dari sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Bengkulu, UPI, UNIKA Santu Paulus Ruteng, dan IAKN Kupang.
Artikel terpilih direncanakan diterbitkan dalam prosiding ber-ISBN serta jurnal terakreditasi SINTA.

Forum tersebut mempertemukan akademisi dan praktisi untuk membahas persoalan nyata pendidikan anak usia dini di Nusa Tenggara Timur.
Sejumlah isu yang mengemuka meliputi keterbatasan sarana, sumber daya, keragaman bahasa dan budaya, serta peran keluarga dan komunitas.












