
Sebagai Ketua Forum TBM NTT, Polikarpus juga mengajak seluruh masyarakat untuk memastikan tidak ada anak yang terabaikan dalam pendidikan.
Ia mendorong adanya kepedulian kolektif terhadap anak-anak yang putus sekolah atau mengalami kesulitan belajar, baik karena faktor ekonomi maupun persoalan fisik dan psikis.
“Kalau ada anak yang tidak sekolah, kita dorong, kita advokasi, kita beri motivasi. Kalau minat belajarnya rendah, mari kita bangkitkan semangatnya. Ini tanggung jawab bersama,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa masih banyak anak di NTT yang menghadapi berbagai tantangan dalam pendidikan. Tidak sedikit yang terpaksa menghentikan sekolah akibat keterbatasan ekonomi maupun persoalan sosial lainnya.
Pendidikan Butuh Kesadaran Kolektif
Karena itu, Polikarpus menyerukan kebangkitan moral untuk membangun kesadaran kolektif bahwa pendidikan harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.
“Ayo kita bangun NTT melalui ekosistem pendidikan yang literat. Keluarga, sekolah, dan masyarakat harus bersatu memastikan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang mendukung cita-cita mereka,”pungkasnya.












