KUPANG | BuletinNTT.com –Besarnya anggaran pendidikan yang dialokasikan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menuai sorotan tajam DPRD.
Dengan nilai mencapai Rp2,4 triliun, pendidikan di NTT dinilai belum menunjukkan peningkatan signifikan pada mutu pembelajaran dan kualitas lulusan.
Sorotan tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi NTT, Kasimirus Kolo, Selasa (20/01/2026) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi NTT.

Dalam forum resmi itu, Kasimirus secara terbuka mempertanyakan arah kebijakan penggunaan anggaran pendidikan yang dinilai terlalu dominan untuk pembangunan sarana dan prasarana, sementara aspek mutu pendidikan justru terabaikan.
“Anggaran pendidikan kita sangat besar, sekitar Rp2,4 triliun. Pembangunan fisik memang penting, tapi jangan sampai mutu pendidikan dan kualitas lulusan diabaikan,” tegas Kasimirus.
Ia mengungkapkan, setiap kali melakukan kunjungan kerja ke sekolah-sekolah, mayoritas usulan yang disampaikan hampir selalu berkutat pada pembangunan gedung, rehabilitasi ruang kelas, dan fasilitas pendukung lainnya.












