Scroll untuk baca artikel
Opini

Opini | Apakah Larangan Penggunaan Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun Dapat Diterapkan?

Avatar photo
×

Opini | Apakah Larangan Penggunaan Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun Dapat Diterapkan?

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ignasius Mano |  Editor: Redaksi
Penulis Opini | Fr. Ignasius Mano - Mahasiswa Filsafat Unwira Kupang

Selain kemudahan ada juga kesulitan yang didapatkan. Didalam dunia pendidikan tampak secara jelas problem teknologi yang terjadi disana.

Dengan tersedia jawaban atas segala pertanyaan membuat siswa menjadi tidak berpikir kritis, buku-buku di perpustakaan menjadi barang antik, menulis dilihat sebagai aktivitas yang memakan waktu.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Dampak besar yang terjadi dari problem teknologi dalam dunia pendidikan misalnya seperti penggunaan AI, CHAT GPT, dan media-media sosial lain akan menanamkan paradigma baru bagi generasi-generasi yang akan datang.

Baca Juga :  300 Siswa SMK di Kupang Belajar Fiber Optik "Bukan Sekadar Pasang Kabel, Tetapi Menyambung Jalan Raya Digital"

Mereka semua akan lupa bahwa bangsa ini merdeka dari penjajahan kerena adanya perjuangan dan kerja keras, akan nalar dan pikiran yang kritis.

Bangsa Indonesia hari ini dalam mimpinya untuk ikut dalam perkembangan global tentang penggunaan teknologi yang canggih menyebabkan generasi Z (Gen-Z) menjadi korban.

Hari ini disetiap pelosok neger kita, anak-anak kecil, remaja, maupun dewasa dijumpai dimana-mana dengan keasyikan bermain HP, komunikasi langsung menjadi sulit, dialektika ilmu pengetahuan menjadi kaku.

Apa yang sementara terjadi dengan bangsa ini?

Baca Juga :  Opini | Papua Tidak Membutuhkan Lebih Banyak Kematian, Negara Harus Hadir Sebelum Rakyat Menjadi Korban

Apakah ada usaha dari pihak pemerintah untuk menghadapi problem tersebut?. 

Kecemasan akan persoalan yang dihasilkan teknologi terhadap generasi-generasi bangsa Indonesia akhirnya membuat pemerintah mengambil sikap tegas.