Ia juga menyebut Dapur MBG sebagai contoh konkret implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada sektor kesehatan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

“Dapur ini tidak hanya memberi makanan bergizi, tapi juga menyerap hasil tani dan ternak warga sekitar. Ini sangat baik,” tegasnya.
Menurut informasi yang diterima pihak Kemenko Polkam, tidak ada keluhan dari penerima manfaat program. Sebaliknya, anak sekolah merasa terbantu dan berharap program ini terus berlanjut.
Yayasan Cahaya Nun Ben Sufa menyambut hangat kunjungan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap program dapur komunitas ini.
“Kami bersyukur atas perhatian dari Kemenko Polkam RI. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik,” ujar perwakilan yayasan.
Program MBG Ciptakan Lapangan Kerja
Selama ini, Dapur MBG secara aktif menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah di sekitar Kelapa Lima. Program ini juga menciptakan lapangan kerja dan memperkuat rantai pasok pangan lokal.












