“Situasi dan kondisi yang kita alami ini bukan situasi yang biasa-biasa saja, tetapi situasi yang luar biasa. Saya sangat sepakat dengan seruan-seruan tadi,” kata An Kolin.
Menurutnya, seorang dokter yang bekerja dengan penuh dedikasi harus mendapatkan lingkungan kerja yang aman dan nyaman.
“Ketika seorang dokter bekerja sangat total, harus ada ruang nyaman, ruang yang sejuk ketika dia selesai bekerja. Bukan ruang intimidasi,” tegasnya.
An Kolin memastikan DPRD NTT akan meneruskan seluruh aspirasi yang disampaikan kepada pimpinan dewan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada.
“Kami pastikan akan mengantar tuntutan teman-teman kepada pimpinan dan selanjutnya bisa ditindaklanjuti ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Fraksi PKB telah menyampaikan sikap internal terkait persoalan tersebut dan berkomitmen mengawal proses yang sedang berjalan.
“Negara ini negara hukum. Tetapi yang pasti kami tetap akan follow up semua yang dilakukan pada saat ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) NTT, dr. Stef Soka, menegaskan bahwa aksi yang dilakukan tenaga medis dan tenaga kesehatan bukan semata-mata untuk kepentingan profesi, melainkan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.












