Menurut Simon, apabila tidak ada dasar aturan yang jelas, maka sikap mempersoalkan hasil penetapan struktur kepengurusan justru terkesan sebagai upaya memaksakan kehendak pribadi.
“Jangan sampai terkesan memaksakan kehendak secara sepihak untuk menjadi Ketua Pengurus,” katanya.
Ia juga menilai polemik berkepanjangan yang dibangun berdasarkan persepsi pribadi dapat berdampak buruk terhadap stabilitas koperasi serta menurunkan kepercayaan anggota terhadap lembaga.
Simon mempertanyakan apabila keputusan forum yang telah berjalan sesuai mekanisme harus terus dipersoalkan hanya karena kepentingan satu orang yang memilih meninggalkan forum secara sukarela.
“Masa hanya kepentingan seorang yang walkout secara sukarela lalu memengaruhi keputusan yang sah dan mengikat melalui polemik berdasarkan persepsi pribadi,” ujarnya.












