“Siswa dipersiapkan menjadi anggota koperasi kredit di masa depan, sekaligus menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep OSOP memiliki kesamaan filosofi dengan program One Village One Product yang diterapkan dalam gerakan koperasi, yakni membangun kemandirian ekonomi dari unit terkecil, baik sekolah maupun desa.












