KUPANG | BuletinNTT.com — Kopdit Swasti Sari tidak ingin peran koperasi berhenti sebatas menghimpun simpanan dan menyalurkan pinjaman.
Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus momentum ulang tahun koperasi Swasti Sari.
Lembaga ini mendorong kolaborasi untuk membantu anggota memperoleh kebutuhan dasar, salah satunya minyak tanah dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp4.000 per liter.
Hal itu disampaikan Wakil General Manager (GM) Kopdit Swasti Sari, Kasmirus Kopong, usai pertemuan dengan jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kupang, Selasa, 11 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Kasmirus didampingi Sekretaris Pengurus Kopdit Swasti Sari, Frans Ola Krowin.
Pertemuan berlangsung di Kantor Disperindag Kota Kupang dan membahas dukungan terhadap akses minyak tanah bagi anggota Kopdit Swasti Sari dalam momentum HUT ke-81 RI dan ulang tahun koperasi.
Namun, ada satu hal penting yang ditegaskan pemerintah kota: minyak tanah tidak akan dijual langsung di lokasi bazar atau lingkungan Kantor Kopdit Swasti Sari.
Anggota yang ingin memperoleh minyak tanah tetap diarahkan untuk membeli melalui pangkalan yang telah ditentukan atau direkomendasikan oleh Pemerintah Kota Kupang.












