Kasmirus menilai, konflik yang merembet ke aktivitas operasional justru berpotensi merugikan anggota yang selama ini mempercayakan simpanan dan kebutuhan keuangannya kepada koperasi.
Karena itu, ia meminta semua pihak menjaga keberlangsungan pelayanan serta tidak membiarkan perselisihan internal menghambat pekerjaan manajemen.
Tegaskan Masa Kepemimpinan hingga 2027
Kasmirus menegaskan, manajemen yang dipimpin General Manager Imelda Anin tetap berpedoman pada masa kepemimpinan 2024–2027.
Menurutnya, penugasan tersebut berasal dari keputusan kepengurusan berdasarkan RAT tahun buku sebelumnya, bukan dari hasil RAT tahun ini maupun RALB.
“Periode kepemimpinan kami dari 2024 sampai 2027 yang dipilih oleh pengurus tahun buku 2023–2025. Tidak dipilih dari produk RAT tahun ini, apalagi RALB,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dasar tersebut menjadi rujukan manajemen dalam menjalankan operasional, termasuk pengelolaan keuangan dan penggunaan spesimen tanda tangan pada bank mitra.
Kasmirus juga menegaskan bahwa kendali keuangan dan spesimen tanda tangan untuk kebutuhan operasional masih berada di bawah kewenangan General Manager Imelda Anin.
“Seluruh kendali keuangan, spesimen tanda tangan masih di bawah kendali Ibu General Manager. Kita pastikan seluruh berjalan normal,” katanya.










