“Kami titipkan suasana kekeluargaan ini. Bahwa petani yang tak punya seragam, tak punya kantor, tetap bisa punya penghasilan. Asal diberi kesempatan dan kepercayaan,” tutupnya.

Panen Raya 17 Anggota: Simbol Gotong Royong
Sebanyak 17 anggota kopdit Swasti Sari penerima pinjaman Grace Periode yang ikut dalam Panen Raya kali ini dengan total 51 Ton Bawang yang dipanen.
Masing-masing punya kisah sendiri — ada yang sukses, ada yang masih belajar. Namun semuanya berkumpul dalam satu semangat: gotong royong, keterbukaan, dan harapan.
Swasti Sari: Menjadi “Batu Esa” Bagi Petani
Di tengah gempuran sistem ekonomi yang makin individualistis, kisah di Batulesa ini menjadi pengingat bahwa kerja kolektif, rasa percaya, dan nilai kebersamaan masih hidup.
Bahwa koperasi simpan pinjam Swasti Sari bisa menjadi rumah — tempat berteduh, bukan hanya meminjam.
Bagi Buce Dethan, panen kali ini bukan hanya soal bawang. Tapi soal pemulihan ekonomi dan bukti bahwa harapan itu masih tumbuh bersama Kopdit Swasti Sari yang masih memberikan kepercayaan kepada mereka.










