JAKARTA | BuletinNTT.com – Struktur industri perbankan Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan konsolidasi kekuatan pada bank-bank besar, baik milik negara maupun swasta.
Berdasarkan data statistik perbankan, 10 bank dengan aset terbesar nasional masih didominasi oleh pemain lama dengan kinerja yang stabil dan ekspansi bisnis yang agresif.
Di posisi teratas, Bank Mandiri (BMRI) kembali mempertahankan dominasinya dengan total aset mencapai Rp2.829,94 triliun.
Capaian ini mencerminkan kuatnya peran Bank Mandiri dalam pembiayaan sektor korporasi, infrastruktur, hingga UMKM.
Empat Bank Raksasa Kuasai Aset Nasional
Posisi kedua ditempati Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan aset Rp2.135,27 triliun. BRI tetap menjadi tulang punggung pembiayaan sektor mikro dan UMKM yang selama ini menjadi fondasi ekonomi kerakyatan.
Sementara itu, Bank Central Asia (BBCA) berada di peringkat ketiga dengan aset Rp1.586,82 triliun. Kinerja BCA ditopang oleh kekuatan dana murah (CASA) dan inovasi layanan digital yang terus berkembang.
Di posisi keempat, Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatatkan aset sebesar Rp1.362,05 triliun, memperkuat perannya dalam pembiayaan sektor internasional dan korporasi.
Keempat bank ini secara kolektif menguasai porsi terbesar aset perbankan nasional, menandakan tingginya konsentrasi industri pada bank-bank papan atas.
Bank Menengah Perkuat Segmen Spesifik
Di bawahnya, Bank Tabungan Negara (BBTN) menempati posisi kelima dengan aset Rp527,79 triliun. BTN dikenal fokus pada pembiayaan sektor perumahan, khususnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR).












