Dalam kesempatan tersebut, Johni juga membeberkan hasil kunjungannya ke Jakarta, termasuk pertemuan strategis dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Sesmenko IPK, Ayodhia G. L. Kalake, guna mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan kawasan konservasi seperti Taman Nasional Komodo.
“Kami mengusulkan Dana Bagi Hasil dari pengelolaan taman nasional di NTT agar pemerintah daerah juga turut mendapat manfaat untuk pembangunan. Semua ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat NTT,” katanya.
Tak hanya itu, Wagub Johni juga mengingatkan para ASN agar senantiasa responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat.
“Kita sebagai ASN wajib memberi respon positif terhadap aspirasi masyarakat, bahkan saat dihadapkan dengan kritik keras. Itu bagian dari tugas kita sebagai pelayan publik,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, Wagub Johni menekankan pentingnya kedisiplinan dan keteraturan dalam bekerja sebagai kunci utama peningkatan kinerja ASN.
“Ketertiban dan tanggung jawab dalam pekerjaan adalah bentuk nyata dari pelayanan publik yang berkualitas. Mari kita jaga bersama semangat membangun NTT,” tutupnya.












