Lanjut Amanat Komdigi, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pidatonya di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun ini, kembali menegaskan pentingnya kedaulatan, termasuk dalam bidang komunikasi.
“Selama berabad-abad kita hidup dalam penindasan, kehilangan keadilan, dan diperlakukan tanpa martabat di tanah air kita sendiri,” kutip Mujiyo menyampaikan sambutan komdigi.
Era Digital: Tantangan Baru, Semangat yang Sama
Mujiyo menyampaikan bahwa semangat yang diperjuangkan para pemuda pada 1945 itu tetap relevan hingga kini, bahkan semakin mendesak di tengah era digital yang penuh tantangan.
“Kedaulatan komunikasi adalah bagian tak terpisahkan dari kedaulatan bangsa. Di era digital, prinsip ini semakin penting untuk menjamin akses informasi, pemerataan layanan, dan kedaulatan data rakyat kita,” katanya.
Dalam konteks NTT, Mujiyo menegaskan pentingnya kerja kolaboratif lintas sektor dalam mendukung berbagai program nasional, terutama transformasi digital di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Apresiasi dan Penghargaan
Dalam peringatan ini, Balmon Kelas I A Kupang juga menggelar sejumlah kegiatan sosial, termasuk bakti sosial serta penyerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada pegawai yang telah mengabdi selama lebih dari 20 tahun.












