JAKARTA | BuletinNTT.com – Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks, terkait isu-isu bahan bakar minyak (BBM).
Pihak Pertamina menilai, belakangan ini beredar sejumlah informasi palsu yang sengaja disebarkan oleh pihak tak bertanggung jawab dan dapat memicu keresahan masyarakat.
Hoaks-hoaks ini juga dinilai mencemarkan nama baik Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Tiga Hoaks yang Sempat Viral
Pertamina Patra Niaga pun menjelaskan beberapa hoaks yang saat ini ramai di media sosial, berikut klarifikasinya:
1. Isu pembatasan isi BBM hingga 7 hari untuk mobil dan 4 hari untuk motor serta larangan bagi kendaraan yang belum bayar pajak – Itu tidak benar.
Penyaluran BBM, termasuk subsidi, tetap dilakukan sesuai aturan pemerintah agar lebih tepat sasaran.
2. Video kebakaran SPBU karena aturan pembatasan BBM – Hoaks. Video itu adalah rekaman lama dari kejadian kebakaran di Aceh tahun 2024, bukan peristiwa baru.












