“Kita butuh penguatan sinergi lintas sektor, termasuk dengan media dan masyarakat, agar program-program PKK benar-benar berdampak di akar rumput,” tegas Asty Laka Lena, sapaan akrabnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi momen evaluasi kegiatan TP PKK sepanjang 2025 sekaligus landasan penyusunan rencana aksi tahun berikutnya.
Bunda PAUD Provinsi NTT: Peran Ganda Asty Laka Lena
Menariknya, sehari sebelum Rakor digelar, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi mengukuhkan Mindriyati Astiningsih Laka Lena sebagai Bunda PAUD Provinsi NTT.
Pengukuhan ini mempertegas komitmen Asty Laka Lena terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD), sekaligus mengokohkan peran strategis TP PKK dalam gerakan nasional PAUD berkualitas.
Usai dikukuhkan, Asty langsung melantik Bunda PAUD dari seluruh kabupaten/kota se-NTT.
“Bunda PAUD bukan sekadar simbol, tapi sosok ibu yang mengawal masa emas anak-anak NTT. Ini menjadi tanggung jawab moral dan sosial kita bersama,” ungkap Asty.
Harapan ke Depan: Program Terukur, Dampak Nyata
Kegiatan Rakor dan Pengukuhan Bunda PAUD ini diharapkan mampu membawa manfaat nyata bagi masyarakat NTT, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, pendidikan anak usia dini, dan penguatan peran perempuan di tingkat komunitas.












