Masyarakat pun merasakan langsung dampak positif kehadiran pembangkit ini. Maria Dae, warga Desa Wontong, mengaku kini hidup jauh lebih mudah.
“Dulu kami pakai genset atau lampu minyak. Sekarang listrik nyala terus, anak-anak bisa belajar malam, dan usaha juga bisa jalan,” tuturnya dengan mata berbinar.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol dan evaluasi penggunaan dana program.
“PLN mampu membuktikan bahwa dukungan dari Bank Dunia digunakan tepat sasaran. Ini adalah langkah penting menjaga kepercayaan dan keberlanjutan kerja sama,” jelasnya.
PLTS Wontong sendiri telah beroperasi sejak tahun 2022, dan kini melistriki ratusan rumah di daerah yang sebelumnya sulit dijangkau jaringan listrik PLN. Keberadaan PLTS ini menjadi simbol nyata bahwa energi bersih bukan lagi mimpi bagi masyarakat 3T.












