Menurut Andi, kepanikan kerap menjadi faktor utama yang memperburuk situasi kebakaran. Karena itu, melalui latihan rutin dan terstruktur, pegawai diharapkan mampu berpikir jernih, bertindak cepat, serta memahami langkah pencegahan dini agar api tidak meluas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang, Bertolomeus Geru, S.Sos., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi langkah proaktif PLN UP2B NTT dalam membangun kesadaran keselamatan.
“Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Kuncinya adalah ketenangan dan tindakan cepat pada menit-menit awal. Kesadaran seperti ini sangat penting dan patut menjadi contoh bagi instansi lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan investasi jangka panjang yang tak ternilai.
“Keselamatan kerja bukan hanya prosedur di atas kertas, melainkan perlindungan terhadap jiwa manusia”.
” Kami ingin setiap pegawai pulang ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat setiap hari. Melalui simulasi ini, kita membangun insting perlindungan diri dan rekan kerja sehingga risiko sekecil apa pun dapat dimitigasi sejak dini,” tegas Eko.













