ENDE| BuletinNTT.com – Antrean panjang kendaraan tampak mengular di sejumlah SPBU di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (9/8/2025).
Kondisi ini dipicu oleh terhambatnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke beberapa SPBU akibat gangguan teknis pada kapal pengangkut BBM menuju Fuel Terminal (FT) Ende.
Dalam keterangannya, PT Pertamina Patra Niaga wilayah Jatimbalinus menyebutkan bahwa gangguan terjadi karena kapal tanker pengangkut BBM mengalami kerusakan.
Kerusakan ini sehingga menyebabkan terganggunya jadwal distribusi BBM ke SPBU-SPBU di wilayah Ende.
“Sebagai tindak lanjut, kami segera melakukan pengalihan suplai dari Fuel Terminal Ende ke Fuel Terminal Maumere dan Reo agar pasokan tetap terjaga”.
“Waktu operasional SPBU juga kami tambah untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, dalam pernyataan resminya.
Pertamina juga menyatakan terus berkoordinasi dengan para pengelola SPBU untuk memastikan distribusi dilakukan sesuai prosedur dan stok di lapangan tetap tersedia.
Koordinasi intensif dengan terminal bahan bakar juga dilakukan untuk memprioritaskan pengiriman ke wilayah Ende.
Adapun untuk memulihkan pasokan secara penuh, dijadwalkan pengiriman BBM dari kapal tanker akan kembali dilakukan pada Minggu (10/8/2025) di dermaga Fuel Terminal Ende.
Kapal tersebut akan membawa BBM jenis Pertalite sebanyak 1.000 kiloliter (KL) dan Biosolar sebanyak 200 KL. Selanjutnya, distribusi ke SPBU-SPBU diharapkan dapat berjalan normal.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan karena stok dinyatakan dalam kondisi aman.
“Kami ucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat atas gangguan yang terjadi. Kami pastikan distribusi BBM akan kembali berjalan normal,” tutup Ahad Rahedi.












