“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa masyarakat Manggarai tidak sendiri. PAN akan terus bergerak dan hadir bersama masyarakat, terutama dalam situasi bencana seperti ini,” ujar Ahmad Yohan.
Menurutnya, kondisi masyarakat pascabencana membutuhkan perhatian dan gotong royong dari berbagai pihak. Karena itu, PAN akan terus mendorong gerakan kemanusiaan dengan menyentuh langsung masyarakat di wilayah-wilayah yang terdampak.
“Kita harus hadir langsung. Jangan sampai saudara-saudara kita yang berada di pelosok merasa luput dari perhatian. Bantuan ini memang tidak seberapa dibandingkan kebutuhan masyarakat, tetapi semoga bisa membantu dan menjadi tanda bahwa kita bersama-sama menghadapi situasi ini,” katanya.
Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi momentum bagi jajaran PAN untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan masyarakat di lapangan. Selain menyerahkan bantuan, rombongan berdialog dengan warga mengenai kondisi pascagempa serta kebutuhan yang masih diperlukan.
PAN NTT menegaskan bahwa gerakan kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus berada di tengah masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan dengan turun langsung ke wilayah-wilayah terdampak, termasuk daerah yang berada jauh dari pusat pemerintahan.












