LABUAN BAJO | BuletinNTT.com – Kelangkaan BBM yang terjadi di Labuan Bajo dan wilayah sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian serius PT Pertamina Patra Niaga.
Gangguan distribusi ini disebabkan oleh keterlambatan kapal tanker pengangkut BBM akibat cuaca ekstrem yang masih berlangsung di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mengantisipasi situasi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengambil langkah cepat dengan menambah titik alih suplai.
Selain dari Terminal BBM Maumere, distribusi kini juga dibantu dari Terminal BBM Ende. Sementara itu, jalur distribusi utama tetap berasal dari Fuel Terminal Reo.
“Mulai dari penambahan titik suplai hingga percepatan penyaluran ke SPBU-SPBU prioritas sudah kami lakukan”.
“Kami juga memperkuat koordinasi dengan pengawas SPBU untuk mengatur antrean dan mendahulukan pengisian untuk kendaraan,” ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Sabtu (16/8/2025).
Langkah ini dilakukan menyusul tingginya permintaan BBM seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo. Sebagaimana diketahui, sektor pariwisata di daerah ini tengah memasuki masa puncak dengan lonjakan aktivitas transportasi darat maupun laut.












