Scroll untuk baca artikel
Daerah

KADIN NTT Siap Gelar Rapimprov 24 September, 28 Asosiasi Dunia Usaha Diajak Bersatu Bangun Ekonomi NTT

Avatar photo
×

KADIN NTT Siap Gelar Rapimprov 24 September, 28 Asosiasi Dunia Usaha Diajak Bersatu Bangun Ekonomi NTT

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Kiri-Kanan: Restu H. Dupe- Christiper Samara- Blasius Lema - Bobby Lianto- Yusak Benu- Yehezkiel Nubatonis Atas kiri-kanan: Wilson Liyanto- Fransisco B Bessie- Mercy J Siubelan

Rapimprov KADIN NTT menjadi bagian dari pelaksanaan Rapimprov KADIN secara serentak di seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WITA, dengan pembukaan yang akan dilaksanakan secara serentak dan disiarkan langsung secara virtual oleh Ketua Umum KADIN Indonesia.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno dan komisi, pembahasan program kerja serta pokok-pokok pikiran, hingga penyampaian laporan pertanggungjawaban Dewan Pengurus.

Hasil pembahasan komisi selanjutnya akan dirumuskan menjadi hasil Rapimprov sebelum seluruh rangkaian kegiatan ditutup pada malam hari.

Baca Juga :  Ombudsman NTT Nilai Tujuh Instansi di Sikka, Wabup Simon Subandi Sambut Positif

Pada bagian akhir, laporan hasil Rapimprov dari seluruh provinsi akan disampaikan secara serentak melalui pertemuan virtual. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan makan malam bersama.

Sejumlah pihak juga dijadwalkan diundang, termasuk Gubernur NTT selaku Ketua Dewan Penasihat KADIN NTT, Dewan Kehormatan, Dewan Pertimbangan, serta Anggota Luar Biasa (ALB) KADIN NTT.

Saat ini, KADIN NTT mencatat terdapat 28 asosiasi dunia usaha yang terdaftar sebagai Anggota Luar Biasa. Di antaranya APINDO, PHRI, REI, HIPMI, GAPENSI dan berbagai asosiasi dunia usaha lainnya.

Baca Juga :  Audit ISO 37001, Karolus Karni Lando: Angkasa Pura Support Kupang Buka Peluang Kerja, Bangun Profesionalisme Putra-Putri NTT

KADIN NTT berharap Rapimprov tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga menjadi ruang memperkuat komunikasi, koordinasi dan sinergi antarpelaku usaha.