Dukung DPRD, pemerintah, dan investor, masyarakat Flores Timur, diharapkan proyek Jembatan Palmerah tidak lagi hanya menjadi rencana, tetapi benar-benar dibangun dan bisa membawa manfaat nyata bagi daerah.
Jembatan Pancasila Palmerah akan dibangun sepanjang kurang lebih 800 meter, menghubungkan Larantuka di Pulau Flores dengan Pulau Adonara.
Yang menarik, jembatan ini akan digabung dengan pembangkit listrik tenaga arus laut. Listrik yang dihasilkan diperkirakan mencapai 300 megawatt (MW), dengan tahap awal sebesar 100 MW.
Selain untuk listrik, energi ini juga direncanakan bisa digunakan untuk mengolah air laut menjadi air bersih, sehingga membantu kebutuhan masyarakat di Flores Timur.
Proyek ini sebenarnya sudah direncanakan sekitar 11 tahun lalu. Namun sampai sekarang belum juga dibangun.

Berbagai hal menjadi penyebab, mulai dari pergantian pimpinan, hingga belum adanya keputusan yang benar-benar final.
Wakil Ketua DPRD NTT, Fernando Soares menilai, masalah utama bukan lagi soal teknis, tetapi soal keputusan dan komitmen untuk segera memulai pembangunan.










