ROTE NDAO | BuletinNTT.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah terus didorong melalui pendekatan inovatif berbasis potensi lokal. Salah satunya datang dari Diaspora For Rote Ndao.
Ketua Diaspora For Rote Ndao sekaligus Ketua Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan Kabupaten Rote Ndao, Alfred Zacharias, mendorong penerapan Integrated Farming System (IFS) atau Sistem Pertanian Terpadu.
Sistem ini sebagai strategi konkret dalam menjawab tantangan pangan dan ekonomi masyarakat.
Menurut Alfred, IFS merupakan konsep pertanian modern yang mengintegrasikan berbagai sektor seperti tanaman pangan, peternakan, dan perikanan dalam satu sistem ekosistem yang saling terhubung.
“Ikatan antar sektor dalam IFS bukan hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menciptakan sistem pertanian yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Solusi Strategis Daerah Kepulauan
Dalam konteks daerah kepulauan seperti Rote Ndao, yang memiliki keterbatasan sumber daya, Alfred menilai pendekatan IFS sangat relevan.
Ia menjelaskan bahwa sistem ini mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal seperti air, lahan, dan tenaga kerja, sekaligus mengurangi ketergantungan pada input eksternal.












