Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Berawal Modal 1 Juta, di Usia 38 Tahun Kopdit Swasti Sari Kini Miliki Aset Rp. 1, 24 Trilun Lebih

Avatar photo
×

Berawal Modal 1 Juta, di Usia 38 Tahun Kopdit Swasti Sari Kini Miliki Aset Rp. 1, 24 Trilun Lebih

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

KUPANG | BuletinNTT.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari menjadi momentum refleksi mendalam atas perjalanan panjang.

Koperasi ini lahir dari semangat kebersamaan, hingga kini tumbuh menjadi salah satu koperasi kredit terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan diperhitungkan di tingkat nasional.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari, Lambertus Ara Tukan, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-38 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang syukur untuk mengenang sejarah, menghormati jasa para pendiri, serta meneguhkan kembali jati diri koperasi sebagai rumah bersama anggota.

Baca Juga :  Orang Tua Dukung | “Small Field Big Dream” Spektacipto Cup 3, Jadi Ajang Latih Mental dan Fisik Anak

“Usia 38 tahun adalah usia yang mulia. Kita bersyukur karena Kopdit Swasti Sari masih berdiri kokoh dan terus bertumbuh berkat semangat kebersamaan para pendiri dan seluruh anggota,” ujar Lambertus dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-38 di Kupang.

Dirintis 12 Pendiri dengan Modal Minim

Lambertus mengajak seluruh anggota untuk menengok kembali sejarah awal berdirinya Kopdit Swasti Sari pada 1 Februari 1988.

Koperasi ini dirintis oleh 12 orang pendiri yang dengan keberanian dan ketulusan membangun lembaga berbasis kepercayaan dan solidaritas.

Baca Juga :  “Pemimpin Jangan Bikin Organisasi Tergopoh-gopoh!” — Kadis Koperasi NTT Minta Pengurus Kopdit Swasti Sari Jalan dengan Kepala Tegak

Kedua belas pendiri tersebut adalah Suster Carolie Hartati, CB, Frans Nuka, Xaveriana Maru, Cosmas Lau, Helena Djoka Wonga, Anna Bulen, Theresia Gololodo, Dolorosa Bunga Pareira, Yosef Lau, Balthazar Seran Nahak, Pius Purab, dan Osmundus Korohama.