KUPANG | BuletinNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah terpencil.
Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Validasi Titik Satuan Penyelenggara Program Gizi (SPPG) di Hotel Aston Kupang, Kamis (2/10/2025).
Dalam rapat tersebut, Gubernur Melki hadir bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda.
Hadir pula Tenaga Ahli Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Florensio Mario; Sekretaris Satgas MBG sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom; serta para koordinator wilayah BGN se-NTT.
Rapat Validasi SPPG bertujuan memetakan lokasi secara akurat agar program MBG dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Data geospasial digunakan untuk memastikan lokasi berada di wilayah terpencil, sekaligus menganalisis kondisi jalan, jarak ke pasar, fasilitas kesehatan, dan akses geografis lainnya.
Menurut Gubernur Melki, MBG bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi lokal.
“Program ini menyasar anak sekolah dan ibu hamil, tetapi dampaknya juga langsung menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita harus memastikan program ini benar-benar memberi manfaat,” ujarnya.












