Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Dinamika Urung Rembuk Petani Bawang di Sumlili: PKK NTT dan Kopdit Swasti Sari Dorong Diversifikasi Produk

Avatar photo
×

Dinamika Urung Rembuk Petani Bawang di Sumlili: PKK NTT dan Kopdit Swasti Sari Dorong Diversifikasi Produk

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

KUPANG | BuletinNTT.com – Semangat kolaborasi dan harapan baru tampak jelas dalam kegiatan Urung Rembuk Petani Bawang: Sekarang dan Akan Datang yang digelar di Kampung Batu Lesa, RT 14, Dusun V, Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Sabtu (13/09/2025).

Kegiatan ini menghadirkan para petani bawang dari Desa Sumlili, perwakilan TP PKK Provinsi NTT, dan Kopdit Swasti Sari, serta tokoh masyarakat setempat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Para peserta bersama-sama mendiskusikan strategi pengembangan pertanian bawang ke arah hilirisasi dan diversifikasi produk, guna meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Pengurus Kopdit Swasti Sari Berharap Kasus Raibnya Uang di Brankas Segera Terungkap

Harapan Baru dari Inovasi Produk Olahan

Salah satu fokus utama dalam diskusi adalah gagasan diversifikasi produk olahan bawang, seperti:

1. Bawang goreng kemasan

2. Bumbu siap saji dalam botol

3. Acar bawang

4. Cuka bawang campur cabai

Produk-produk ini dinilai memiliki nilai jual yang tinggi serta potensi pasar yang luas, baik di tingkat lokal, nasional, bahkan ekspor.

Inovasi ini juga sejalan dengan program strategis One Village One Product (OVOP) yang dicanangkan oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johnny Asadoma, yang mendorong setiap desa memiliki produk unggulan bernilai ekonomi.