Ketua Panitia Pelaksana, Sion K. Djangga, S.Pd, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman tutor terhadap implementasi Kurikulum Merdeka sekaligus memperkenalkan konsep koding dan kecerdasan artifisial sebagai bagian dari transformasi pembelajaran di pendidikan kesetaraan.
“Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan proses pembelajaran di PKBM semakin relevan dengan perkembangan zaman, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik,” jelasnya.
Materi Kurikulum Merdeka disampaikan oleh Polikarpus Do, S.S, narasumber dari Asosiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional Indonesia (ASTINA) NTT.
Dalam pemaparannya, ia mengulas kebijakan Direktorat PNFI, analisis konteks, pemetaan Satuan Kredit Kompetensi (SKK), serta konsep dan muatan Pembelajaran Mendalam (PM), termasuk dimensi lulusan, prinsip pembelajaran, pengalaman belajar, dan kerangka pembelajaran mendalam.

Tutor Diajarkan Menyusun Modul
Para peserta juga didampingi secara langsung dalam menyusun modul ajar Kurikulum Merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam, serta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil penyusunan modul masing-masing.












