Agus menyebutkan sejumlah cabor yang menjadi perhatian utama, seperti pencak silat, tinju, kempo, taekwondo, hingga hapkido.
“Dari dulu kita memang unggul di cabang-cabang olahraga perorangan, terutama bela diri. Itu yang harus kita perhatikan dan fokuskan,” katanya.
Alasan pemilihan cabor perorangan, lanjut Agus, bukan tanpa dasar. Selain biaya pembinaannya relatif lebih rendah dibandingkan olahraga beregu, rekam jejak prestasi cabor tersebut di tingkat kejuaraan nasional (Kejurnas) dinilai cukup konsisten.
“Kenapa kita fokus ke cabang perorangan? Karena biayanya rendah, tapi potensi medalinya tinggi. Dan ini berdasarkan pengalaman serta rekam jejak kejuaraan-kejuaraan nasional selama ini,” ungkapnya.
Politisi Golkar ini optimistis jika fokus dilakukan secara konsisten dan terarah, NTT tetap mampu bersaing dan menyumbangkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
“Kalau cabang-cabang itu kita fokuskan dengan serius, saya optimis bisa bawa emas. Itu sudah terbukti selama ini,” pungkas Agus Nahak.












