Pihak sekolah bersama para guru dan murid memberikan respons positif terhadap kehadiran tim pendamping yang datang langsung ke lingkungan SDI Butata.
Suasana kegiatan berlangsung dengan antusias. Para murid mengikuti proses pendampingan bersama guru dan tim yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ketua Yayasan Polikarpus Do Flobamora ( YASPORA) NTT, Polikarpus Do, turun langsung dalam kegiatan pendampingan psikososial bagi para murid SDI Butata.
Polikarpus mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang terdampak situasi pascagempa Flores.
“Ini salah satu bentuk kepedulian kami untuk membangun kembali semangat anak-anak untuk belajar pascagempa Flores,” ujar Polikarpus Do.
Menurut Polikarpus, anak-anak perlu mendapatkan perhatian setelah menghadapi situasi bencana yang dapat memengaruhi aktivitas, kenyamanan, dan semangat mereka dalam belajar.
Ia berharap pendampingan tersebut dapat membantu anak-anak kembali membangun semangat mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
“Anak-anak harus terus didukung agar semangat belajar mereka kembali tumbuh setelah menghadapi situasi pascagempa,” kata Polikarpus.
Ia menilai dukungan terhadap anak-anak tidak hanya berbentuk bantuan kebutuhan fisik, tetapi juga perhatian terhadap kondisi sosial dan emosional mereka.












