Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

YASPORA NTT dan PKBM Bintang Floresta Gelar Pendampingan Psikososial bagi 92 Murid SDI Butata Nagekeo

Avatar photo
×

YASPORA NTT dan PKBM Bintang Floresta Gelar Pendampingan Psikososial bagi 92 Murid SDI Butata Nagekeo

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Ketua PKBM Bintang Floresta Nagekeo, Aloysius Mango, turut terlibat dalam kolaborasi pelaksanaan pendampingan psikososial tersebut.

Kolaborasi YASPORA NTT dan PKBM Bintang Floresta menjadi bagian dari upaya menghadirkan dukungan langsung kepada anak-anak di wilayah Kabupaten Nagekeo.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Melalui PFA, anak-anak mendapatkan ruang untuk berinteraksi dan mengekspresikan perasaan dalam suasana yang aman serta didukung lingkungan sekolah.

Pendampingan psikososial juga membantu menciptakan ruang bagi anak-anak untuk kembali merasa nyaman dalam menjalani aktivitas sekolah setelah situasi bencana.

Baca Juga :  HUT ke-64 Jemaat Ebenheser, Yaspora NTT Titip Harapan Lewat Buku untuk Anak-anak

Kegiatan serupa menjadi penting karena pemulihan pendidikan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan bangunan dan fasilitas sekolah.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebelumnya menegaskan bahwa pemulihan pascagempa juga mencakup dukungan psikososial bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.

Hasil pendampingan di wilayah Nagekeo juga menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis murid setelah gempa.

Dalam pendampingan sebelumnya di Nagekeo dan Ngada, ditemukan murid yang mengalami kecemasan dan ketakutan akibat gempa susulan.

Karena itu, keterlibatan sekolah, guru, keluarga, komunitas, serta organisasi sosial menjadi penting dalam mendukung proses pemulihan anak-anak.