Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Visitasi Kementerian, Langkah Akhir Undana Buka Program Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Avatar photo
×

Visitasi Kementerian, Langkah Akhir Undana Buka Program Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Ia menambahkan, penilaian lapangan dilakukan untuk memastikan berbagai komponen pendukung pendidikan spesialis benar-benar siap dijalankan.

“Harapannya, dari visitasi ini kita bisa melihat secara langsung hal-hal yang mendukung sehingga dalam waktu dekat program pendidikan spesialis tersebut bisa berdiri di Undana,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Namun demikian, Prof. Sandra menegaskan bahwa hasil visitasi belum dapat disimpulkan karena masih dalam proses penilaian. Beberapa catatan akan disampaikan kepada pimpinan universitas dan fakultas untuk dilengkapi.

“Terutama terkait pemenuhan sumber daya manusia, yakni dosen atau dokter spesialis yang akan menjadi dosen tetap sesuai bidang ilmunya,” jelasnya.

Baca Juga :  110 Siswa Lulus 100 Persen, Bukti Komitmen Kuat SDK St. Arnoldus Penfui Cetak Generasi Berprestasi

Senada dengan itu, Dr. dr. Reza Widianto Sujudi, Sp.An-TI., Subsp.TI (K), M.Kes, yang juga menjadi bagian dari tim evaluator, menyampaikan bahwa pada tahap ini terdapat dua program studi yang sedang dinilai.

“Pertama Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif, dan kedua Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Perhatian utama saat ini memang pada aspek SDM, karena program spesialis harus ditopang oleh dosen tetap sesuai bidangnya,” kata dr. Reza.

Visitasi lapangan