“Kegiatan seperti ini penting sebagai ruang ekspresi bagi anak-anak. Pendidikan bukan hanya soal ilmu, tetapi juga pembentukan karakter dan bakat,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Eksekutif Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang, RD. Guido Umbu Yami, S.Fil, menilai tema “Jejak Langkah Harapan Baru” sebagai refleksi perjalanan pendidikan yang utuh.
“Kita melihat bagaimana pendidik membentuk karakter, dan hari ini anak-anak menunjukkan kreativitas, keberanian, serta kerja keras mereka,” tuturnya.

Ia pun berpesan agar para siswa terus berkarya dan mengembangkan potensi diri melalui berbagai bidang, termasuk seni.
Pentas Seni edisi ke-XI ini bukan sekadar hiburan, melainkan panggung harapan. Harapan bagi orang tua, pendidik, dan semua pihak bahwa generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
Melalui semangat Jejak Langkah Harapan Baru, SMP Katolik Adisucipto Penfui Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang utuh—berdaya saing, berintegritas, dan penuh kreativitas.












