“Kami dari panitia bersama umat sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa. Kolaborasi ini membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya.

Antusiasme juga datang dari masyarakat setempat. Ketua Dewan Stasi, Eduardus Karman Benta, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam menyemarakkan perayaan Paskah.
“Kehadiran mahasiswa membawa warna baru bagi umat di Stasi Majok. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa, Amelia Viviani Theo, mengungkapkan bahwa kegiatan asistensi menjadi pengalaman berharga dalam belajar langsung dari kehidupan umat.
“Kami tidak hanya datang untuk membantu, tetapi juga belajar membangun kerja sama dan kebersamaan dengan masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan mahasiswa lainnya, Sonya Arlenstiany, yang menilai kegiatan ini mampu mengasah keterampilan sosial.
“Kami belajar berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan menumbuhkan empati sosial selama berinteraksi dengan umat,” katanya.












