Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Gubernur NTT | Narkoba Digital Jadi Ancaman | Pokja Bunda PAUD Pengabdian Tanpa Insentif

Avatar photo
×

Gubernur NTT | Narkoba Digital Jadi Ancaman | Pokja Bunda PAUD Pengabdian Tanpa Insentif

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Foto Bersama Bunda Asty Lala Lena dan Bunda Vera Asadoma Bersama Pengurus| Usai Pelantikan Pokja Bunda PAUD Provinsi NTT

KUPANG | BuletinNTT.com – Pelantikan Pengurus Tim Penggerak (TP) PKK, TP Posyandu, Pokja Bunda PAUD, dan Pokja Bunda Literasi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masa bakti 2026–2030 menjadi momentum penguatan peran lintas sektor dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya pada pendidikan anak usia dini.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/04/2026) di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan arahan strategis dari para pemangku kepentingan, terutama terkait pentingnya sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Salah satu fokus utama dalam pelantikan ini adalah penguatan peran Pokja Bunda PAUD sebagai ujung tombak dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini di NTT.

Baca Juga :  FKM Undana Salurkan Bantuan untuk 130 Mahasiswa Terdampak Gempa Flores

Pokja Bunda PAUD diharapkan mampu hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui pembinaan, pendampingan, serta edukasi kepada orang tua.

Bunda PAUD Provinsi NTT, Asty Laka Lena, dalam arahannya menegaskan bahwa peran Bunda PAUD bukan sekadar jabatan formal, melainkan bentuk pengabdian tulus bagi masa depan generasi muda.

Ia mengingatkan bahwa seluruh pengurus Bunda PAUD bekerja tanpa gaji maupun insentif, sehingga komitmen yang dibangun harus berangkat dari hati, integritas, dan rasa tanggung jawab.