Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Expo Pendidikan Hardiknas Digelar, Bupati Manggarai Timur Tekankan Pendidikan Berbasis Budaya

Avatar photo
×

Expo Pendidikan Hardiknas Digelar, Bupati Manggarai Timur Tekankan Pendidikan Berbasis Budaya

Sebarkan artikel ini
Reporter: Iren Leleng |  Editor: Redaksi
Foto: Pembukaan kegiatan expo pendidikan Manggarai Timur

BORONG | BuletinNTT.com – Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur menggelar Expo Pendidikan yang melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Marsel Enggu, mengatakan kegiatan tersebut memiliki dasar hukum yang kuat dan menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan daerah.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional serta Peraturan Bupati Manggarai Timur Nomor 74 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Expo Pendidikan,” ujar Marsel dalam sambutannya.

Baca Juga :  300 Siswa SMK di Kupang Belajar Fiber Optik "Bukan Sekadar Pasang Kabel, Tetapi Menyambung Jalan Raya Digital"
Foto: Pembukaan kegiatan expo pendidikan Manggarai Timur

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga didukung penuh melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, Expo Pendidikan bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi instrumen strategis dalam pembinaan literasi, pelestarian budaya, serta penguatan karakter peserta didik sesuai amanat regulasi yang berlaku.

“Tahun ini, Expo Pendidikan diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan,” katanya, Selasa (28/04/2026).

Tercatat sebanyak 247 peserta dari TK/PAUD, 331 siswa Sekolah Dasar (SD), dan 148 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Dompet Dhuafa dan PKBM Bintang Floresta Nagekeo Hadirkan Sekolah Ceria, Tawa Anak-anak Kembali Menggema di Tenda Pengungsian

Seluruh peserta didampingi oleh guru serta kepala sekolah sebagai pembina guna memastikan proses pembelajaran dan kompetisi berjalan optimal.

Marsel menjelaskan, para peserta merupakan perwakilan terbaik dari 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Timur yang telah melalui proses seleksi berjenjang mulai dari tingkat kelas, sekolah, hingga kecamatan.

“Mereka telah melewati proses seleksi yang ketat sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, menegaskan bahwa Expo Pendidikan menjadi panggung yang memadukan pengetahuan, kreativitas, dan produk hasil karya sekolah.

Baca Juga :  “Pak, Bantu Kami!” Penyintas Gempa Peluk Gubernur Melki, Pemulihan Flores Jadi Perhatian

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi besar Manggarai Timur, yakni Manggarai Timur Maju, Sejahtera, Berbudaya, dan Berkelanjutan (Mama Seber).

“Pendidikan sejati adalah pendidikan yang menjunjung tinggi kebudayaan dan kearifan lokal. Setiap anak yang tumbuh tidak hanya harus cerdas, tetapi juga mencintai budaya dan memiliki karakter yang baik,” tegasnya.

Ia menambahkan, Expo Pendidikan menjadi ruang untuk merangkai berbagai perlombaan yang memperkuat identitas budaya Manggarai Timur, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri.