KUPANG | BuletinNTT.com – Program KKN Tematik Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan Ekstrem (GENTASKIN) terus diperkuat.
Program ini sebagai strategi kolaboratif berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) untuk menjawab dua persoalan krusial di NTT yakni stunting dan kemiskinan ekstrem.
Sebagai tindak lanjut dari program KPT Kosabangsa, GENTASKIN mengedepankan keterlibatan aktif perguruan tinggi melalui mahasiswa yang diterjunkan langsung ke desa-desa prioritas.
Program ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan pengabdian, tetapi juga dirancang sebagai intervensi terukur berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Pada tahun 2025, GENTASKIN telah dilaksanakan di 25 desa sasaran dengan total 102 kegiatan.
Dari jumlah tersebut, 60 kegiatan atau 59 persen difokuskan pada penanganan stunting, sementara 42 kegiatan atau 41 persen diarahkan untuk penanganan kemiskinan ekstrem.
Berbagai intervensi yang dilakukan menunjukkan dampak nyata di lapangan. Di sektor ekonomi, masyarakat mendapatkan peningkatan kapasitas melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha berbasis potensi lokal, hingga penerapan teknik pertanian modern.












