“Daging kurban ini akan kami distribusikan kepada kaum duafa. Kami tidak melihat agamanya apa, yang terpenting mereka membutuhkan bantuan pangan sehat protein hewani,” jelasnya.

Menurut Nyoman, distribusi bantuan tidak dilakukan dengan mengumpulkan warga di kantor Pegadaian, melainkan petugas akan turun langsung ke rumah-rumah penerima manfaat.
“Bukan mereka datang ke kantor kami, tetapi kami yang langsung turun ke rumah-rumah warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Ia menegaskan, program kurban tersebut merupakan bagian dari program nasional PT Pegadaian yang dilaksanakan secara berjenjang dari kantor pusat, kantor wilayah hingga area kerja di daerah.
“Program ini memang program nasional dari kantor pusat yang dibagikan ke seluruh kantor wilayah, kemudian diteruskan ke masing-masing area,” ujarnya.

Nyoman optimistis program sosial tersebut akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan tema yang berbeda-beda.











