Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

RSU Siloam Kupang Hadirkan Bedah Minim Luka Berbasis Laser Modern

Avatar photo
×

RSU Siloam Kupang Hadirkan Bedah Minim Luka Berbasis Laser Modern

Sebarkan artikel ini

“Padahal fistula adalah saluran abnormal yang jika tidak ditangani tuntas bisa kambuh berulang,” katanya.

Melalui metode FiLaC, saluran fistula ditutup menggunakan laser tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya, sehingga risiko gangguan fungsi otot anus lebih kecil dan pemulihan lebih cepat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Wasir Kini Lebih Nyaman Ditangani

Untuk kasus wasir, dr. Siemon Berhimpon, Sp.B memperkenalkan metode LHP, yakni pengecilan pembuluh darah wasir menggunakan laser tanpa pemotongan jaringan besar.

“Keluhan terbesar pasien biasanya adalah nyeri pasca operasi. Dengan LHP, nyeri dan perdarahan jauh lebih minimal, serta pasien bisa pulang lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Poltekkes Kupang Petakan Sanitasi di Dua Kabupaten, Rumah Tak Laik Sehat dan Pembakaran Sampah Jadi Perhatian

Saraf Kejepit Tanpa Operasi Terbuka

Di bidang bedah saraf, dr. Donny Argie, Sp.BS, NVas (K) menjelaskan bahwa saraf kejepit akibat herniasi bantalan tulang belakang (HNP) banyak dialami usia produktif.

Melalui metode PLDD, tekanan pada saraf dikurangi menggunakan laser yang dimasukkan melalui jarum kecil tanpa operasi terbuka.

“Risiko komplikasi lebih rendah dan pemulihan lebih cepat dibanding operasi konvensional,” jelasnya.

Layanan Setara Kota Besar

Dengan hadirnya teknologi laser ini, masyarakat NTT kini tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mendapatkan layanan bedah modern.