
Petugas Labkesda siap mengambil spesimen/sampel di lokasi tanpa pungutan biaya tambahan, khususnya di wilayah Kota Kupang.
“Masyarakat cukup menghubungi kontak Labkesda. Kami akan turun ke lapangan, baik untuk pengambilan sampel darah, urine, feses atau pengambilan sampel air bersih, air sumur, air minum, makanan, minuman, udara” ungkap Simon.
Biaya yang dibayarkan tetap sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang ditetapkan pemerintah, tanpa pungutan tambahan.
Layanan PCR Kanker Serviks
Labkesda Provinsi NTT juga memiliki layanan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks berbasis PCR, yang saat ini telah bekerja sama dengan 13 kabupaten/kota di NTT.
Sampel dari kabupaten dikirim ke Labkesda karena belum tersedianya alat PCR di daerah.
“Pemeriksaan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk deteksi dini kanker serviks bagi perempuan usia 30–59 tahun atau yang berisiko,” jelas Nur Azizah.
Fasilitas Aula Berkapasitas 400 Orang
Selain layanan laboratorium, UPTD Labkesda Provinsi NTT juga menyediakan aula berkapasitas 350–400 orang yang dapat disewa masyarakat dengan tarif Rp1,5 juta/hari.












