Sementara itu, transaksi bernilai besar melalui BI-RTGS tercatat sebanyak 0,76 juta transaksi dengan total nilai mencapai Rp16.105 triliun, mencerminkan aktivitas ekonomi yang tetap kuat.
Bank Indonesia menegaskan bahwa capaian ini menjadi indikator penting semakin kuatnya ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Indonesia.
Ke depan, BI akan terus memperluas inovasi sistem pembayaran, termasuk peluncuran QRIS antarnegara Indonesia–Korea Selatan pada April 2026, guna mendorong konektivitas pembayaran lintas negara.
Selain itu, BI juga memastikan kesiapan sistem pembayaran nasional dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, baik dari sisi transaksi digital maupun ketersediaan uang tunai.
Dengan pertumbuhan yang terus meningkat, transaksi digital diyakini akan menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di era digital.












