JAKARTA | BuletinNTT.com – Kabar mengenai meninggalnya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir dipastikan tidak benar alias hoaks.
Informasi tersebut menyebar melalui berbagai platform digital, disertai video dan foto yang diklaim sebagai bukti kematian Netanyahu.
Namun, hasil penelusuran tim cek fakta independen menunjukkan bahwa seluruh konten tersebut merupakan hasil manipulasi dan penyalahgunaan konteks peristiwa.
Video Lama Disalahartikan
Salah satu konten yang viral adalah video yang memperlihatkan sejumlah orang mengangkat kantong jenazah ke dalam ambulans. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa jenazah tersebut adalah Netanyahu.
Setelah dilakukan penelusuran menggunakan teknik reverse image search, video tersebut ternyata merupakan dokumentasi penanganan korban serangan di Beirut, Lebanon, pada 12 Maret 2026.
Peristiwa tersebut berkaitan dengan serangan di kawasan permukiman yang menewaskan sejumlah warga sipil dan tidak memiliki kaitan dengan Netanyahu.
Video itu sebelumnya telah diunggah oleh sejumlah akun yang melaporkan kondisi pasca-serangan, namun kemudian diambil ulang dan disebarkan dengan narasi menyesatkan.
Foto Pemakaman Ternyata Deepfake
Selain video, beredar pula foto yang menampilkan prosesi pemakaman kenegaraan dengan penghormatan militer.









