Sementara itu, Wakil General Manager KSP Kopdit Swasti Sari, Kasmirus Kopong, menegaskan bahwa koperasi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya membangun ekonomi anggotanya, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“CSR bukan sekadar program, tetapi wujud komitmen Kopdit Swasti Sari untuk hadir bersama masyarakat. Kami percaya kolaborasi adalah kunci dalam menghadirkan kesejahteraan dan membantu mengurangi kemiskinan di daerah,” tutur Kasmirus.

Selain penyerahan rumah layak huni, API Reinha Rosari juga menggelar diskusi publik bertajuk “Pengentasan Kemiskinan Melalui Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa”.
Dalam forum tersebut, Kasmirus Kopong hadir sebagai keynote speaker, membahas pentingnya penguatan ekonomi masyarakat melalui gerakan koperasi dan sinergi lintas sektor.
Rangkaian K3SL juga diisi dengan pelatihan peningkatan kapasitas perangkat desa dalam pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang melibatkan pemerintah desa dan berbagai pemangku kepentingan di Pulau Solor.
Kolaborasi di Desa Lewograran menjadi bukti bahwa kepedulian, gotong royong, dan sinergi berbagai pihak mampu menghadirkan perubahan nyata.










