SOE | BuletinNTT.com – Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi Kredit (KSP KOPDIT) Obor Mas Kantor Cabang Utama Timor Tengah Selatan (TTS) sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 sekaligus pemilihan pengurus dan pengawas baru untuk masa bakti 2026–2029.
Pelaksanaan RAT tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota koperasi karena berlangsung serentak di 223 titik pelayanan yang tersebar pada 32 cabang di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara khusus wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, kegiatan berlangsung di 91 titik pelayanan yang menjangkau 32 kecamatan.
RAT tersebut menjadi bukti nyata bahwa KSP KOPDIT Obor Mas terus bertumbuh dan hadir hingga pelosok desa sebagai salah satu kekuatan ekonomi kerakyatan di NTT.
Salah satu sorotan utama dalam pelaksanaan RAT kali ini datang dari Kelompok Sahabat Obormas Tunua.
Kelompok tersebut berhasil mencatat kehadiran sempurna 100 persen. Dari total 29 anggota yang memiliki hak hadir dan hak suara, seluruhnya hadir mengikuti kegiatan tanpa satu pun absen.
Capaian tersebut mendapat apresiasi karena dinilai mencerminkan tingginya rasa memiliki anggota terhadap koperasi, sekaligus menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Pelaksanaan RAT di Kelompok Sahabat Obormas Tunua berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan nuansa budaya lokal yang kental. Sebelum agenda inti dimulai, kegiatan diawali dengan sapaan adat dan penghormatan kepada leluhur yang dipimpin Tua Adat setempat.
Sebagai bentuk penghormatan kepada manajemen koperasi yang hadir, dilakukan prosesi pengalungan selendang kepada perwakilan Manajemen Obor Mas Cabang Utama TTS.
Prosesi tersebut melambangkan penghormatan, penerimaan, serta doa bersama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi anggota.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kelompok Sahabat Obormas Tunua, Joni Baun, bersama staf pendamping dan manajemen KSP KOPDIT Obor Mas Cabang Utama TTS, yakni Kus Toh, Maxi Oematan, dan Dicson Atte.
Mereka mendampingi seluruh proses pelaksanaan rapat agar berjalan tertib, sistematis, serta sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi.
Dalam RAT tersebut, anggota membahas berbagai agenda penting, mulai dari laporan pertanggungjawaban pengurus Tahun Buku 2025, perkembangan jumlah anggota, pertumbuhan simpanan, penyaluran kredit, hingga pengelolaan aset koperasi.
Selain itu, disampaikan pula laporan hasil pengawasan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan koperasi kepada seluruh anggota.
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah membantu pelaku usaha mikro dan kecil di desa-desa juga menjadi salah satu poin penting yang mendapat perhatian dalam pembahasan RAT.
Puncak kegiatan ditandai dengan proses pemilihan pengurus dan pengawas baru periode 2026–2029. Pemilihan berlangsung demokratis, tertib, dan rahasia dengan melibatkan seluruh anggota yang hadir.
Ketua Kelompok Sahabat Obormas Tunua, Joni Baun, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kekompakan seluruh anggota yang hadir penuh dalam RAT tahun ini.
“Kehadiran 100 persen ini menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan anggota di kelompok Tunua sangat kuat”.
“Kami sadar bahwa kemajuan koperasi ada di tangan seluruh anggota,” ujar Joni Baun disambut tepuk tangan peserta.
Sementara itu, pihak Manajemen KSP KOPDIT Obor Mas Cabang Utama TTS turut mengapresiasi antusiasme anggota, khususnya Kelompok Sahabat Obormas Tunua yang dinilai dapat menjadi contoh partisipasi aktif bagi kelompok lainnya.
Manajemen juga menegaskan bahwa pelaksanaan RAT secara serentak di ratusan titik pelayanan menjadi bukti bahwa KSP KOPDIT Obor Mas terus tumbuh, berakar kuat di tengah masyarakat, dan menjadi rumah ekonomi bagi warga Nusa Tenggara Timur.
Seluruh rangkaian RAT Tahun Buku 2025 berjalan aman, lancar, dan penuh semangat kekeluargaan.
Keputusan-keputusan yang dihasilkan diharapkan mampu memperkuat pelayanan koperasi, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta memperkokoh peran koperasi dalam pembangunan ekonomi kerakyatan di NTT.












