“Saya hadir sebagai representasi pemerintah. Tugas pemerintah memberi jaminan, memberi asistensi, dan memastikan koperasi ini tetap tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Linus menilai Kopdit Swasti Sari merupakan salah satu koperasi besar di NTT yang memiliki kekuatan likuiditas dan fondasi organisasi yang kuat.
Karena itu, ia meminta seluruh elemen koperasi menjaga stabilitas lembaga dan tidak memperpanjang konflik internal.
“Koperasi ini dibangun dengan perjuangan luar biasa. Jangan rusak kepercayaan anggota. Organisasi ini harus tetap dinamis dan tetap berdiri kuat,” katanya.
Dalam sambutannya, Linus juga memberikan penghormatan kepada para pendiri dan perintis Kopdit Swasti Sari yang telah membangun koperasi dari bawah hingga berkembang besar seperti sekarang.
“Saya menghargai para pendiri, para perintis, dan orang-orang yang berdarah-darah membangun koperasi ini. Jangan pernah tinggalkan mereka,” tandasnya.
Ia menegaskan bahwa kekuatan utama koperasi berada di tangan anggota sehingga seluruh proses organisasi harus tetap tunduk pada aturan dan sistem yang berlaku.
“Kekuatan koperasi ada pada anggota. Semua pihak harus tunduk dan taat pada sistem yang berlaku,” tegasnya lagi.
Dalam kesempatan itu, Linus juga mengungkapkan bahwa dirinya merupakan anggota Kopdit Swasti Sari sejak tahun 2017. Karena itu, ia mengaku memahami perjalanan dan dinamika yang terjadi dalam tubuh koperasi tersebut.












